Viral Kisah Kakek Muslim yang Taat Hibahkan Tanah untuk Gereja di Minahasa Selatan

Subhan Sabu ยท Jumat, 03 Desember 2021 - 21:06:00 WITA
Viral Kisah Kakek Muslim yang Taat Hibahkan Tanah untuk Gereja di Minahasa Selatan
Tangkapan layar Robo Lahma (71) muslim yang taat menyerahkan surat hibah tanah ke Pendeta Welly Pudihang untuk Gereja GMIM Efrata Rap-Rap di Minahasa Selatan. (Foto: Facebook)

MANADO, iNews.id - Robo Lahma (71) seorang muslim taat yang tinggal di Desa Arakan, Lingkungan VI, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggemparkan jagat dunia maya di Sulawesi Utara. Kisahnya viral di media sosial setelah menghibahkan tanah pribadi miliknya untuk Gereja GMIM Efrata Rap-Rap.

Kisah Robo Lahma atau lebih dikenal dengan nama Pa Ade Robo ini dibagikan Pendeta Welly Pudihang di akun medsosnya.

"Nama lengkapnya Robo Lahma. Di desa Arakan dan Desa Rap-Rap lebih familiar dikenal dengan nama Pa Ade Robo. Dari bahasa tubuhnya terpancar kerendahan hati. Sepenggal kalimat yang dia sampaikan sangat menyentuh hati saya. Pendeta, napa kita so tanda tangan surat hibah kita pe tanah for Gereja Basar (Pendeta, ini saya sudah tanda tangan surat hibah tanah saya untuk Gereja Basar). Orang Muslim di Arakan menyebut GMIM Efrata Rap-Rap adalah Gereja Basar," tulis Pendeta Welly dikutip Jumat (3/12/2021).

Dia menyebut, Pa Ade Robo telah mengajarkan menjadi manusia yang sesungguhnya. Kerendahan hatinya membuktikan dia sangat mencintai sesama manusia.

"Pa Ade Robo seorang Muslim taat. Namun di balik ketaatannya, dia sangat mengenal ajaran Kristus. Kasihilah sesamamu manusia. Maklum Pa Ade Robo hidup di lingkaran keluarga Kristiani," kata Welly.

Dia mengaku sungguh sangat bersyukur atas perjuangan panjang dan melelahkan ini. Hingga akhirnya tanah Gedung Gereja GMIM Efrata Rap-Rap telah diserahkan Ade Robo kepadanya di hadapan Wakil Bupati Minahasa Selatan Petra Rembang. Penyerahan ini dilakukan saat GMIM wilayah Semenanjung Tatapaan merayakan perayaan menyambut Natal 2021.

"Seorang Muslim rela menghibahkan tanahnya untuk GMIM. Bagaimana dengan kita sebagai warga GMIM. Apa yang di rumah bawa di gereja, bukanapa yang di gereja bawa di rumah," katanya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: