Walhi Sulut: Longsor Sekitar Tambang Tanggung Jawab PT MSM

Antara ยท Rabu, 12 Januari 2022 - 07:56:00 WITA
Walhi Sulut: Longsor Sekitar Tambang Tanggung Jawab PT MSM
Pada Ahad (2/1/2022), ruas jalan nasional yang terletak antara Desa Pinenek di Kabupaten Minahasa Utara dan Kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung yang berdekatan dengan wilayah pertambangan PT MSM putus dan mengalami keretakan. (Foto: Antara/HO-BPJN S

MANADO, iNews.id - Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Utara (Sulut), Theo Runtuwene menyatakan longsor yang terjadi di sekitar tambang PT Meares Soputan Mining (MSM) menjadi tanggung jawab perusahaan. Hal ini berdasarkan temuan Walhi.

"Longsor yang terjadi di sekitar lubang tambang PT MSM harus menjadi tanggungjawab penuh dari pihak perusahaan," ujar Theo, Selasa (11/1/2022).

Walhi Sulut mendapatkan temuan baru di lokasi longsor jalan Nasional Girian-Likupang.

Pertama, berdasarkan dokumen-dokumen foto lama dan terbaru di lapangan terlihat bahwa lokasi titik longsor sangat dekat dengan lubang tambang milik PT MSM.

Selanjutnya, lokasi titik longsor terdapat satu sungai dan memiliki volume air yang cukup deras, didapati juga ada jembatan penghubung antara Girian dan Likupang, jembatan Pinasungkulan yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga yang ikut terkena longsor.

Aktivitas pertambangan PT MSM di Pit Araren diduga telah mengubah bentangan alam Sungai Kayuwale dan mengikis tanah sekitar tembok tinggi (highwall) di Pit Tambang PT. MSM.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel: