Warga Enggan Direlokasi, Penanganan Banjir di Kota Gorontalo Hadapi Kendala

Antara · Senin, 20 September 2021 - 21:42:00 WITA
Warga Enggan Direlokasi, Penanganan Banjir di Kota Gorontalo Hadapi Kendala
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan rombongan meninjau pekerjaan tanggul di Kelurahan Bugis Kota Gorontalo, Senin (20/9/2021). (Foto: Antara/Kominfo)

GORONTALO, iNews.id - Penanganan banjir di Kota Gorontalo masih mengalami kendala. Salah satunya alat berat yang susah masuk ke lokasi pekerjaan.

Sampai saat ini warga di bantaran Sungai Bone di Kelurahan Bugis masih enggan untuk direlokasi, meskipun sebagian sebagian rumah warga sudah berada tepat di bibir tanggul sungai yang roboh.

“Akibatnya alat berat jadi susah masuk. Besok kami akan berdiskusi dulu dengan warga, solusinya bagaimana,” ujar Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengunjungi lokasi pekerjaan tanggul tersebut, Senin (20/9/2021).

Tanggul Sungai Bone di Kelurahan Bugis menjadi satu dari enam pekerjaan penanganan banjir di Gorontalo.

Di kelurahan tersebut, akan dibangun tanggul sepanjang 400 meter dengan tinggi 3 meter.

“Yang saya takutkan, anggaran besar ini tidak akan terserap dan malah akan kembali ke Jakarta. Sangat merugikan daerah dan pemerintah pusat akan menyalahkan kita karena minta minta anggaran, giliran sudah diberikan ternyata belum siap,” ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: