Warga Sulut Dapat Pengurangan dan Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Koran SINDO ยท Senin, 29 Juni 2020 - 12:33 WIB
Warga Sulut Dapat Pengurangan dan Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Ilustrasi pajak kendaraan bermotor. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id – Warga Sulawesi Utara mendapat keringanan pajak kendaraan bermotor (ranmor) di masa pandemi Covid-19. Kebijakan yang diberikan merupakan pengurangan dan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut Olvie Atteng mengatakan, kebijakan ini terhitung efektif pada 1 Juli sampai 31 Agustus mendatang. Keringanan pajak selama dua bulan tersebut merupakan bentuk perhatian dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) kepada para wajib pajak ranmor menyikapi masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Kiranya keringanan pajak ini dapat dimanfaatkan semua wajib pajak ranmor yang belum melunasi kewajibannya. Ini berlaku dari 1 Juli hingga 31 Agustus atau terhitung selama dua bulan,” ujar Atteng didampingi Kabid Bidang Pajak June Silangen, Minggu (28/6/2020).

Dia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat sebagai wajib pajak (WP) ranmor yang tetap setia membayar di masa pandemi.

“Tentunya kami sangat mengapresiasi para wajib pajak ranmor yang tetap setiap melunasi kewajiban membayar pajak ranmor meski dalam situasi pandemi virus korona saat ini,” katanya.

Dia berharap, kebijakan keringanan pajak dapat dimanfaatkan semua wajib pajak agar dapat cepat memanfaatkan waktu keringanan tersebut untuk membayar atau melunasi kewajibannya.

"Pajak ranmor merupakan satu keharusan yang harus dibayar wajib pajak. Pajak tersebut salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk menunjang program pembangunan di Provinsi Sulut,” ucapnya.

Dalam upaya memaksimalkan program pembayaran pajak, Pemprov Sulut terus memaksimalkan pelayanan di setiap UPTB Samsat yang tersebar di kabupaten/kota.

"Kami terus upayakan pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Saya sendiri terus melakukan evaluasi melihat pelayanan di setiap UPTB Samsat dalam penerapan protokol kesehatan tersebut,” kata Olvie.


Editor : Donald Karouw