Waduh, Pasutri Ini Produksi 20 Video Porno lalu Dijual via Twitter dan Telegram

Chusna Mohammad · Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:30:00 WITA
Waduh, Pasutri Ini Produksi 20 Video Porno lalu Dijual via Twitter dan Telegram
Polda Bali mengungkap penjualan video porno pasangan suami-istri yang dijual melalui Twitter dan Telegram. (Foto: Chusna Mohammad)

"Awalnya hanya untuk fantasi seksual mereka dan tidak berbayar," ujar Stefanus. 

Kemudian sejak akhir 2020, tersangka membuat tiga grup di Telegram yang dipakai untuk menjual video porno buatan mereka. 

"Untuk member yang akan bergabung harus membayar Rp200 ribu," tutur Stefanus. 

Hingga kini, tiga grup Telegram itu telah beranggotakan ratusan orang.

"Keuntungan yang diperoleh sekitar Rp50 juta," ujarnya. 

Polisi menjerat GGG dan istrinya dengan pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 4 dan 10 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan pasal 55 KUHP.

Editor : Cahya Sumirat

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel: