Penjagub Gorontalo Hamka Hendra Noer foto bersama dengan atlet dan pelatih takraw binaan PPLP Provinsi Gorontalo, Sabtu. (Foto: Antara/HO-kominfo)
Antara

GORONTALO, iNews.id - Gorontalo akan mengirim atlet takraw ke kejuaraan dunia bertajuk Kings Cup Sepak takraw World Championship 2022.

Kejuaraan yang akan berlangsung di Thailand pada 24-30 Juli 2022 itu menjadi turnamen ke-35 kalinya, setelah sempat tertunda karena pandemi Covid-19.

Untuk memberi dukungan kepada para atlet, secara khusus Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer meninjau latihan di PPLP Kota Gorontalo.

Di tempat itu, puluhan atlet pelajar dan atlet pelatnas dilatih teknik, mental, dan fisiknya.

Pada kejuaraan Kings Cup Sepak takraw World Championship 2022, Gorontalo rencananya mengirim tiga orang atlet dan satu pelatih.

Mereka akan bergabung dengan atlet dari Sulawesi Selatan dan daerah lain membawa bendera Indonesia.

“Saya minta kepada atlet dan teman-teman untuk mempersiapkan diri lebih baik. Tahun 2023, kalau jadi kita tuan rumah kejuaraan Asia, harus lebih siap. Kalau perlu dari sekarang latihan terus dan harus juara,” kata Hamka, Sabtu (11/6/2022).

Tiga atlet rencananya akan dipersiapkan untuk beberapa kategori lomba diantaranya mens double, beregu, quadrant, dan tim.

Hamka berharap Gorontalo bisa menjadi pusat pelatihan nasional (pelatnas) takraw di masa mendatang.

Hamka cukup percaya diri karena branding Gorontalo sebagai pencetak atlet takraw berkualitas di Indonesia sudah teruji.

Selain langganan medali emas PON, lima atlet Gorontalo sukses menyumbang satu emas, satu perak dan dua perunggu pada Asian Games 2018.

Pada Sea Games 2022, dua atlet Gorontalo sukses memberi satu emas dan satu perunggu untuk Indonesia.

“Saya sudah bicara dengan Pak Menpora untuk menjadi tempat pelatnas, beliau sampaikan coba bicara dengan PB PSTI. Ini Yang akan kita dorong,” ujarnya.

Hamka berharap melalui prestasi sepak takraw bisa menjadi pintu masuk perbaikan infrastruktur olahraga daerah, termasuk perhatian pendanaan dan pembinaan atlet atlet berbakat lain di Gorontalo.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT