Pembagian paket aembako dalam perayaan Hari Perempuan Internasional dilakukan Yayasan Srikandi Sulawesi Utara (Sulut).(Foto: MPI/Subhan Sabu)
Subhan Sabu

MANADO, iNews.id - Perayaan Hari Perempuan Internasional dimanfaatkan Yayasan Srikandi Sulawesi Utara (Sulut). Mereka mengisi dengan berbagi paket sembako.

Kegiatan bersama Forum Perempuan Jurnalis (FPJ), Perempuan Pewarta Indonesia, Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Health Collaborative Center [HCC] dan Yayasan Pelita Kasih Abadi itu membagikan 25 paket sembako sebagai bentuk aksi kemanusiaan untuk perempuan di Manado.

Sekjen Yayasan Srikandi Eleonora Moniung mengatakan aksi kemanusiaan ini masih sangat terbatas, kiranya bantuan kecil ini dapat meringankan beban di masa pandemi Covid-19. 

‘’Sejumlah 25 paket sembako yang dibagikan diharapkan bisa membantu para perempuan yang berjuang menghidupi keluarganya,’’ kata Dr Eleonora yang juga adalah pengacara sukses di Jakarta, Kamis  (10/3/2022).

Ia juga menjelaskan, bantuan Yayasan Srikandi dan para donatur telah membagikan bantuan ini kepada perempuan penyapu jalan, drive online, pekerja kontrak, PRT, Lansia dan perempuan korban longsor.

Seorang ibu, Metsia S saat menerima bantuan sembako tak bisa menahan rasa harunya. ‘’Suami saya sakit dan tak bisa bekerja, saya harus bekerja mencuci baju (bobaso) di rumah orang, tapi kondisi sekarang terasa sangat sulit. Bantuan sembako ini sudah membantu keluarga kami untuk bertahan hidup," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Srikandi Sulut Jeane Rondonuwu mengakui, dua tahun berada dalam kondisi masa pandemi Covid-19 tetapi tentu tidak akan melunturkan rasa kemanusiaan untuk membantu sesama. 

"Aksi peduli kasih ini mengikat kita sesama perempuan, satu dengan yang lain, bukan karena rasa kasihan tetapi sebagai manusia yang telah belajar bagaimana mengubah kondisi sulit menjadi harapan dan semangat untuk masa depan,’’kata Jeane yang juga adalah Ketua IWO Sulut.

Selain membagikan sembako, Yayasan Srikandi juga menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun bertajuk 'Komplikasi Persoalan Perempuan di Sulawesi Utara' di Hotel Minahasa dengan narasumber Eleonora Moniung (Sekjen Yayasan Srikandi), Marsel Silom (Kepala UPTD Dinas P3AD Sulut), Een Walewangko (akademisi), Jeane Rondonuwu (Ketua Wartawan Online Sulut), dan moderator Sri Surya (Forum Perempuan Jurnalis Sulut).


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT