Abrasi di Amurang, BMKG: Tinggi Gelombang Tidak Signifikan  

Antara · Jumat, 17 Juni 2022 - 06:23:00 WITA
Abrasi di Amurang, BMKG: Tinggi Gelombang Tidak Signifikan   
Bencana abrasi di pesisir pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan menyebabkan ambruknya belasan rumah, jembatan, tempat penginapan serta menggerus badan jalan. (Foto: Antara/HO-BPBD Minahasa Selatan)

MANADO, iNews.id - Saat terjadi bencana abrasi di pesisir Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut, ketinggian gelombang tidak signifikan. Begitu pula dengan cuaca tidak ada pengaruh langsung.

"Istilahnya gelombang tenang hanya 0 - 0,5 meter," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror di Manado, Kamis (16/6/2022).

Memang, apabila agak ke laut Sulawesi, ketinggian gelombang diperkirakan mencapai dua meter atau kira-kira 100 kilometer dari pesisir.

"Tidak ada pengaruh signifikan apabila dikaitkan dengan tinggi gelombang," ucapnya.

Begitupun dengan cuaca, menurut dia, tidak ada pengaruh langsung dengan ambruknya belasan rumah, jembatan serta menggerus jalan.

"Dari sisi cuaca, curah hujan saat itu tidak signifikan," ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: