Bandara  Sam Ratulangi Manado Perketat Pintu Masuk Pengawasan Perjalanan dari Luar Negeri

Subhan Sabu · Rabu, 15 September 2021 - 08:07:00 WITA
Bandara  Sam Ratulangi Manado Perketat Pintu Masuk Pengawasan Perjalanan dari Luar Negeri
Pintu kedatangan penerbangan luar negeri dan dalam negeri di Bandara Sam Ratulangi Manado. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

MANADO, iNews.id – General Manager Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai menyatakan kesiapan Bandara Sam Ratulangi menjadi salah satu pintu masuk WNA ke Indonesia. Kesiapan ini bisa dilihat baik dari dukungan fasilitas hingga protokol kesehatan.

"Adapun petugas operasional kami semua sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap. Dalam bertugas selalu menggunakan APD, masker, sarung tangan, dan menerapkan protokol kesehatan lainnya,” tutur Minggus, Selasa (14/9/2021).

Dijelaskan Minggus, Bandara Sam Ratulangi akan melakukan pengaturan jarak antara penumpang yang satu dengan yang lain sehingga saat masuk ke dalam kawasan CIQ semua sudah sesuai dengan prokes. 

“Kami masih menunggu teknis pelaksanaannya, karena pasti akan ada regulasi-regulasi yang akan diterapkan di lapangan,” katanya.

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, aturan perjalanan internasional mengacu pada SE Satgas Covid No 18 tahun 2021 yang berlaku sejak 11 Agustus 2021. Secara garis besar aturan bagi seluruh pelaku perjalanan internasional baik WNI maupun WNA sebagai berikut:

  1. Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat telah menerima vaksin dosis lengkap
  2. WNI yang belum dapat vaksin di luar negeri, akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah melakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.
  3. Menunjukkan hasil negatif RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksima 3x24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.
  4. Pada saat kedatangan dilakukan tes ulang RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina selama 8x24 jam
    5. WNI dan WNA akan dilakukan tes RT-PCR kedua pada hari ke-7 karantina

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2