Banjir Bandang di Bolsel, 1.705 KK dari 3 Kecamatan Mengungsi

Okezone, Subhan Sabu ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 14:53 WIB
Banjir Bandang di Bolsel, 1.705 KK dari 3 Kecamatan Mengungsi
Banjir merendam, menghanyutkan dan merusak rumah serta jembatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). (Foto: ANTARA/HO)

BOLSEL, iNews.id - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara mengakibatkan 1.705 kepala keluarga (KK) harus mengungsi. Mereka tinggal di balai desa dan rumah kerabat yang tak terdampak banjir.

"Warga terdampak banjir yakni di Kecamatan Bolaang Uki dan Helumo. Kemudian banjir bandang di Kecamatan Tomini. Data yang ada belum final sebab tim di lapangan terkendala sinyal serta kesulitan akses darat lantaran banyak longsor dan ada jembatan putus," ujar Kepala BPBD Bolsel Daanan Mokodompit, Minggu (2/8/2020).

Menurutnya, BPBD dan stakeholder lainnya fokus untuk penanganan tanggap darurat bencana. Selain melaksanakan kajian, BPBD juga mempersiapkan lokasi pengungsian, membuka dapur umum dan pelayanan kesehatan serta logistik dasar seperti makanan siap saji, bahan makanan pokok, air bersih juga pakaian.

"Alat Berat juga sudah diarahkan ke lokasi longsor dan banjir bandang. Kami juga Berkoordinasi dengan TNI/Polri terkait Keamanan dan ketertiban pelaksanaan tanggap darurat bencana," katanya.

BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat serta mengerahkan  sumber daya manusia dari sejumlah instansi seperti dinas sosial, relawan, SAR, Tagana dan PMI Bolsel.


Editor : Donald Karouw