Banjir Bandang di Bolsel, 29 Rumah Hanyut, 64 Rusak dan 1 Jembatan Putus

Antara ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 08:22 WIB
Banjir Bandang di Bolsel, 29 Rumah Hanyut, 64 Rusak dan 1 Jembatan Putus
Banjir merendam, menghanyutkan dan merusak rumah serta jembatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). (Foto: ANTARA/HO)

MANADO, iNews.id - Banjir bandang menghanyutkan 29 rumah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut). Bencana ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur sebagian besar wilayah setempat pada Jumat (31/7) sejak pukul 18.45 hingga 21.05 Wita.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, ada beberapa sungai yang meluap dan menyebabkan air masuk permukiman warga. Yakni Sungai Bolangaso, Toluaya, Salongo, Nunuka, Mongolidia, Milangodaa dan beberapa sungai lainnya.

"Banjir bandang juga menyebabkan sebanyak 64 rumah dan satu jembatan rusak berat," katanya dalam siaran pers, Sabtu (1/8/2020) malam.

Menurut laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolsel, banjir bandang berdampak pada 1.032 kepala keluarga (KK) atau 3.188 jiwa di Kecamatan Bolaang Uki, 223 KK atau 870 jiwa di Kecamatan Helumo, dan 62 KK atau 250 jiwa di Kecamatan Tomini.

Secara keseluruhan, 1.327 KK atau 4.308 jiwa tersebut terbagi di 11 desa dan tiga kecamatan. Meliputi Desa Salongo, Toluya, Soguo dan Desa Salongo Barat di Kecamatan Bolaang Uki. Selain itu, Desa Biniha, Biniha Selatan, Halabolu dan Desa Sinandaka di Kecamatan Helumo, serta Desa Pakuku Jaya, Milangodaa dan Desa Milangodaa Barat di Kecamatan Tomini.

Saat ini TRC BPBD Bolsel terus melakukan kaji cepat mempersiapkan tempat pengungsian, mendirikan dapur umum lapangan, serta mempersiapkan logistik kebutuhan dasar dan air bersih. Alat berat juga dikerahkan untuk menyingkirkan puing longsor dan banjir bandang.

Beberapa pemangku kepentingan, seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, relawan BPBD, Tim SAR, Tagana, Dinas Kesehatan, dan PMI setepat telah mengerahkan seluruh komponen untuk percepatan penanganan tanggap darurat bencana di Kabupaten Bolang Mongondow Selatan.

Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan lebat disertai petir masih berpotensi terjadi di Sulawesi Utara dan Gorontalo hingga Minggu (2/8/2020) hari ini. Wilayah lain yang juga berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir menurut BMKG yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua


Editor : Donald Karouw