Basarnas Manado Tutup Operasi Pencarian Penambang yang Hilang di Bolsel

Antara ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 15:37 WIB
Basarnas Manado Tutup Operasi Pencarian Penambang yang Hilang di Bolsel
Tim SAR saat pencarian warga yang hilang saat pulang dari lokasi tambang. (Foto: ANTARA/Humas Basarnas)

MANADO, iNews.id - Pencarian Hasan Wahiji (33\) yang hilang dalam perjalanan pulang dari lokasi tambang di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara resmi dihentikan. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado menutup operasi SAR setelah tujuh hari masa pencarian.

"Hari ini kami tutup operasi pencarian dan dilanjutkan dengan pemantauan," ujar Humas Basarnas Manado Veri Aryanto, Kamis (25/6/2020) malam.

Dia mengatakan, penutupan pencarian sesuai prosedur karena sudah memasuki hari ketujuh sejak korban hilang. Tim SAR gabungan telah memperluas lokasi dan memetakan titik-titik pencarian namun tak menemukan tanda-tanda korban.

"Kami sudah sampaikan penutupan operasi kepada keluarga dan pemerintah setempat," katanya.

Dalam pencarian korban, tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, terdiri atas Tim Rescue Pos SAR Kotamobagu besama keluarga korban, personel Koramil Pinolosian, Polsek Pinolosian, aparat desa dan masyarakat setempat.

Korban diketahui hilang saat berpisah dengan rekan-rekannya usai pulang dari tambang di Desa Adow, Kecamatan Pinolosian, Bolaang Mongondow Selatan, pada Jumat (19/6). Ketika itu, korban menyampaikan jika akan ke pergi ke sungai. Namun setelah ditunggu selama beberapa jam tak kunjung datang.

Kerabat dan keluarga kemudian mencari secara mandiri namun tak membuahkan hasil dan akhirnya melapor ke Basarnas Manado pada Minggu (21/6/2020) atau hari ketiga sejak pertama kali hilang. Mendapat informasi, Basarnas mengerahkan anggota turun ke lokasi namun juga tak menemukannya hingga habis waktu masa operasi pencarian tersebut.


Editor : Donald Karouw