Basarnas Manado Cari Warga Bolsel yang Hilang 3 Hari usai Pulang dari Tambang

Arther Loupatty ยท Senin, 22 Juni 2020 - 18:33 WIB
Basarnas Manado Cari Warga Bolsel yang Hilang 3 Hari usai Pulang dari Tambang
Basarnas upayakan pencarian orang hilang warga desa Adow Kabupaten Bolaang Mogondow Selatan (Foto : iNews.id/Arther)

MANADO, iNews.id - Seorang warga Desa Adow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)  hilang usai pulang dari tambang sejak, Jumat (19/06/2020). Kasus orang hilang ini dilaporkan ke Basarnas Manado tiga hari kemudian atau pada Minggu (22/06/2020).

Mendapat laporan, Kepala Kantor Basarnas Manado Suhri Sinaga memerintahkan personel di Kotamobagu menmbantu pencarian korban.

Koordinator Pos Siaga Kotamobagu Nuryadin Gumeleng langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, keluarga dan teman-teman korban. Hasil pemeriksaan awal, korban hilang saat pulang dari tambang bersama teman-temannya. Ketika itu, korban meminta izin untuk ke sungai dan setelah ditunggu beberapa jam tak kunjung kembali.

Keluarga korban, masyarakat dan pemerintah setempat sudah melakukan pencarian selama selama tiga hari tanpa membuahkan hasil. Selanjutnya, tim SAR gabungan langsung membagi beberapa tim dan memperluas pencarian untuk menemukan korban lebih cepat.

Kepala Kantor Basarnas Manado Sinaga mengimbau kepada tim yang ada di lapangan agar memperhatikan faktor keselamatan dan yang tidak kalah penting jaga kesehatan karena cuaca saat ini sering berubah.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara apabila melihat ada yang membahayakan jiwa manusia silakan secepatnya dilaporkan kepada kami," ujar Sinaga,

Dia menjelaskan, Basarnas di Sulut ada beberapa pos, seperti di Amurang, Tahuna, Kotamobagu, Malalayang, Pelabuhan Munte dan Induk Kantor Pusat di Minahasa Utara.

Banyak kasus yang membahayakan jiwa manusia yang pelaporannya terlambat. Karena ada kasus yang sudah beberapa hari kejadian baru dilaporkan kepada Basarnas.

Sesuai aturan laporan akan diproses jika tidak lebih dari tujuh hari kejadian, Ketika kejadian sudah lebih dari tujuh hari baru dilaporkan itu membuat Tim Basarnas akan mengalami kesulitan untuk melaksanakan pencarian.


Editor : Arther Loupaty