Datangi Polda Sulut, PDIP Keluarkan 4 Pernyataan Sikap atas Kasus Pembakaran Bendera Partai

Arther Loupatty ยท Senin, 29 Juni 2020 - 22:45 WIB
Datangi Polda Sulut, PDIP Keluarkan 4 Pernyataan Sikap atas Kasus Pembakaran Bendera Partai
Pengurus DPD Sulawesi Utara dari PDI Perjuangan datangi Polda Sulut untuk melaporkan aksi pembakaran bendera partai (Foto : iNews.id/Arther)

MANADO, iNews.id - Pengurus DPD Sulawesi Utara dari PDI Perjuangan, mendatangi markas Polda Sulawesi Utara, Senin (29/06/2020). Para Pengurus DPD PDI-P melaporkan aksi pembakaran bendera partai yang dilakukan massa aksi demo pada tanggal 24 Juni 2020 di halaman Gedung DPR/MPR Jakarta.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara Frangky Wongkar mengatakan, peristiwa pembakaran bendera dan juga isu komunis yang dilakukan oleh massa aksi, merupakan bentuk serangan terhadap partai maupun demokrasi, hukum dan pemerintahan yang sah.

"Kejadian ini merupakan suatu bentuk anarkisme dan keinginan untuk memecah belah persatuan bangsa yang tentunya ini tidak sesuai hukum yang berlaku," kata Wongkar

Kedatangan mereka, selain melaporkan kejadian tersebut, juga menyampaikan aspirasi dalam bentuk sikap yang mewakili anggota, kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Sulawesi Utara. Seluruh Pengurus DPD PDI-P Sulut diterima oleh DirIntelkam Polda Sulut Kombes Pol Budhi Herwanto.

4 poin sikap DPD PDI-P Sulut yang disampaikan ke Polda Sulawesi Utara oleh para kader PDI Perjuangan ini adalah sebagai berikut :

1. Peristiwa pembakaran bendera PDI Perjuangan serta isu komunis yang dilontarkan oleh massa aksi bukan hanya bentuk serangan terhadap PDI Perjuangan tetapi juga merupakan serangan terhadap demokrasi, hukum dan pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

2. Bahwa kejadian tersebut merupakan suatu bentuk anarkisme serta upaya dan keinginan untuk memecah belah persatuan bangsa yang tidak dapat dibenarkan.

3. Karena hal tersebut, kami meminta pihak kepolisian untuk bertindak tegas mengusut dan memberikan sanksi hukum kepada pelaku pembakaran bendera PDI Perjuangan, serta menangkap kelompok-kelompok yang menyebarkan isu kebencian yang ingin memecah belah persatuan bangsa.

4. Meminta kepada pihak kepolisian di Sulawesi Utara untuk melakukan upaya preventif agar kejadian serupa tidak terjadi dikemudian hari khususnya di wilayah Sulawesi Utara.


Editor : Arther Loupaty