Dewan Kristen Swedia Kutuk Aksi Pembakaran Alquran oleh Partai Garis Keras Denmark

Ahmad Islamy Jamil ยท Senin, 14 September 2020 - 18:35:00 WITA
Dewan Kristen Swedia Kutuk Aksi Pembakaran Alquran oleh Partai Garis Keras Denmark
Ilustrasi salinan Kitab Suci Alquran. (Foto: Ist)

STOCKHOLM, iNews.id – Aksi pembakaran Alquran di Swedia mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak. Dewan Kristen Swedia juga ikut mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci umat Islam di negara itu, dalam beberapa pekan terakhir.

Pernyataan sikap ini disampaikan 10 pendeta Nasrani terkemuka dari negara Skandinavia itu pada Minggu (13/9/2020) waktu setempat, yang intinya menentang aksi anti-Islam dan anti-Muslim tersebut. Uskup Agung Gereja Prostestan, Antje Jackele, bersama pemimpin gereja lainnya, secara tegas menolak aksi yang mereka sebut sebagai pelanggaran yang disengaja terhadap keyakinan orang tersebut.

Kelompok itu menilai, aksi yang dilakukan oleh kelompok rasial sayap kanan Denmark sebagai tindakan barbar. Serangan semacam itu juga semakin mempertajam polarisasi antarmasyarakat. “Padahal, saat ini negara kita perlu menegakkan martabat dan hak-hak setiap orang,” kata 10 pendeta tersebut, seperti dikutip Anadolu, Senin (14/9/2020).

Partai garis keras Denmark yang antiimigran, Stram Kurs, pada Kamis (10/9/2020) lalu membakar salinan Kitab Suci Alquran di Rinkeby, sebuah lingkungan yang mayoritas penduduknya beragama Islam di Stockholm. Peristiwa itu terjadi beberapa hari setelah aksi serupa meletus di Kota Malmo, Swedia Selatan.

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah polisi terluka dan sedikitnya 10 orang ditangkap. Kepolisian Swedia telah melarang politikus anti-Islam asal Denmark, Rasmus Paludan, masuk ke Swedia selama dua tahun.

Bahkan, Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional yang berbasis di Doha, Qatar, mengecam aksi pembakaran Alquran tersebut. Turki dan Pakistan juga mengutuk aksi Islamofobia dan penuh kebencian yang dilakukan kaum ekstremis sayap kanan di Swedia.


Editor : Maria Christina