Dies Natalis ke-60 Unsrat, Puan: Jangan hanya Menjadi Pabrik Gelar Akademis
MANADO, iNews.id - Acara puncak Dies Natalis ke-60 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado diisi dengan orasi ilmiah Ketua DPR-RI, Puan Maharani. Universitas harus jadi tempat utama lahirnya jawaban-jawaban yang dicari dunia dan jangan hanya menjadi pabrik gelar akademis.
"Saya berharap Dies Natalis ke-60 Unsrat ini akan menjadi momentum memperkuat keunggulan Universitas Sam Ratulangi,” ujarnya, Rabu (1/9/2021).
Puan mengatakan universitas harus menjadi mata air ilmu pengetahuan, tempat lahir inovasi dan manusia terbaik Indonesia, menjadi centre of excellent untuk menjadi energi penggerak Sulawesi Utara (Sulut), Indonesia dan peradaban manusia.
Puan mengatakan, sekarang ini berada dalam periode yang akan dicatat sejarah sebagai periode yang krusial dalam perkembangan peradaban manusia.
Menurut Ketua DPR-RI, lima tahun lalu disibukkan dengan revolusi industri 4.0 dan saat ini diperhadapkan dengan tantangan berbeda dengan pandemi Covid-19 yang membuat kehidupan dunia seperti terhenti.
"Manusia harus beradaptasi dengan gaya hidup baru dengan disiplin protokol kesehatan," kata Puan.
Akan menjadi kebanggaan jika beberapa institusi pendidikan tinggi di Indonesia menjadi tempat lahir penemuan yang dapat membantu melawan Covid-19.
Sementara itu dari sisi DPR-RI, Puan Maharani menyatakan mereka terus memaksimalkan tugas-tugas sesuai fungsi untuk mendukung penguatan pendidikan di Indonesia.
Sementara, Bupati Minahasa Royke Roring berharap Unsrat yang saat ini menggelar Dies Natalis ke-60 mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berbudaya.
"Saya juga sebagai alumni Universitas Sam Ratulangi menyampaikan selamat mengatasnamakan pemerintah dan rakyat Kabupaten Minahasa disertai harapan Unsrat akan menjadi universitas yang unggul dan berbudaya," kata Royke, di Tondano.
Editor: Cahya Sumirat