Kasus M Kece dan Yahya Waloni, MUI: Jadikan Pembelajaran Berharga bagi Semua Pihak

Raka Dwi Novianto · Minggu, 29 Agustus 2021 - 19:00:00 WITA
Kasus M Kece dan Yahya Waloni, MUI: Jadikan Pembelajaran Berharga bagi Semua Pihak
Youtuber Muhammad Kece melambaikan tangan saat tiba di Bareskrim, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021) (Foto: Puteranegara Batubara)

JAKARTA, iNews.id - Kasus ujaran kebencian hingga penodaan agama yang dilakukan oleh Muhammad Kece dan Yahya Waloni bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan.

"Jadi dua kasus yang terakhir seperti M Kece dan Yahya Waloni itu harus menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua agar tidak menimbulkan sikap apriori dalam kehidupan beragama," ujar Amirsyah Tambunan dalam diskusi secara daring, Sabtu (28/8/2021).

Menurut Amirsyah, kehidupan beragama seharusnya dapat menjadikan cara berpikir, cara bertutur kata untuk lebih maju dalam mendorong sebuah peradaban bangsa yang bermartabat dan berdaulat.

"Sebab bangsa ini kalau dibiarkan polarisasi beragama yang ekstrem ke kiri, ekstrem ke kanan ini bangsa ini berada pada posisi yang sangat mengkhawatirkan. Terus terang saya mengatakan ini karena saya merasakan bagaimana praktik-praktik kehidupan beragama di tengah-tengah masyarakat yang semakin hari menimbulkan polarisasi," ucapnya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: