Kisah Mantan Pemburu Satwa dari Gorontalo dan Sulut di Hari Lingkungan Hidup

Antara ยท Minggu, 05 Juni 2022 - 21:19:00 WITA
Kisah Mantan Pemburu Satwa dari Gorontalo dan Sulut di Hari Lingkungan Hidup
Basri Lamasese seorang mantan pemburu yang kini menjadi pelindung satwa dI Batu Manangis, Sulawesi Utara. (Foto: Antara/HO-TNBNW)

Ia kemudian mengganti senapannya dengan kamera dan mulai menyenangi fotografi burung, hingga berhasil mendokumentasikan dan mengidentifikasi sekitar 79 jenis burung di TNBNW.

Ardin saat ini menjadi anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) TNBNW, serta pemandu wisata dalam kelompok ekowisata di Desa Tulabolo yang berbatasan dengan kawasan taman nasional tersebut.

Basri Lamasese juga mengungkapkan masa lalunya sebagai pemburu burung dengan menggunakan jerat, serta makan dan menjual telur burung Maleo (Macrocephalon maleo) di kawasan Batu Manangis Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

“Dari ayam hutan sampai burung maleo saya jual atau konsumsi. Titik balik saya ketika saya dan teman-teman akhirnya sadar berburu itu salah dan kami membentuk kelompok tani hutan tahun 2018. Saat itu kami membangun penetasan sederhana untuk burung Maleo. Ini dilakukan secara swadaya, dan berlangsung sampai saat ini,” ungkap petani aren tersebut.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: