Miris, Ibu di Manado Serahkan Anak Gadisnya Disetubuhi Selingkuhan

Koran SINDO ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 18:24 WIB
Miris, Ibu di Manado Serahkan Anak Gadisnya Disetubuhi Selingkuhan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Okezone)

MANADO, iNews.id – Gadis 14 tahun di Manado, Sulawesi Utara menjadi korban pencabulan selingkuhan ibu kandung. Bahkan pelaku melancarkan aksi bejatnya terhadap korban di samping ibunya.

Kasus ini terungkap setelah korban yang trauma dan tertekan menceritakan kisah kelam tersebut kepada seorang saudaranya pada Selasa (21/7/2020). Geram mendengar curhatan korban, saksi lantas menyampaikan peristiwa itu ke ayah kandung korban. Mereka kemudian melaporkan RO (35) ibu kandung korban dan laki-laki selingkuhannya berinisial FD (36) ke Polresta Manado.

Mendapat laporan warga, Tim Sabhara Rayon Singkil Plug A pimpinan Bripka Kiki Haryono langsung mencari keberadaan kedua terlapor dan mengamankan mereka saat sedang dalam angkot di daerah Politeknik, Manado.

Pengakuan korban, dia sudah disetubuhi FD berulang kali sejak April 2020. Selama ini, FD memang tinggal bersama dia dan ibu kandungnya. Mereka kumpul kebo dalam satu rumah.

Kejadian persetubuhan pertama pada April saat FD mengajak dia untuk berhubungan intim di hadapan ibunya. Korban mati-matian menolak, namun ibu kandungnya seakan merestui perbuatan asusila tersebut.

"So mo jadi ngana pe papa kwa dia, kase jo (Mau jadi ayah kamu dia nanti, udah turuti saja),” ujar korban meniru perkataan ibunya ketika itu.

Setelah perbuatan yang pertama, FD semakin bebas menyetubuhi korban. Korban disetubuhi saat sedang tidur bersama ibunya. Bahkan saat ibu kandung dan selingkuhannya tersebut bertengkar, dia menjadi pelampiasan.

"Kalau mereka lagi berkelahi, terus dia minta begitu, mama bilang sama saya saja. Terpaksa saya layani," ucapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan mengatakan kedua terduga pelaku tindak pidana asusula sudah diamankan.

"Kedua pelaku sudah ditahan di Mapolresta Manado. Kasusnya dalam penanganan unit PPA," kata Aruan, Kamis (23/7/2020)


Editor : Donald Karouw