Nama Ibu Kota Kazakhstan Nur-sultan Bakal Kembali Lagi  ke Astana, Ini Penyebabnya

Ahmad Islamy Jamil · Rabu, 14 September 2022 - 13:19:00 WITA
Nama Ibu Kota Kazakhstan Nur-sultan Bakal Kembali Lagi  ke Astana, Ini Penyebabnya
Ibu Kota Kazakhstan, Nur-sultan, bakal kembali ke nama lamanya, Astana (ilustrasi). (Foto: Ist.)

NUR-SULTAN, iNews.id – Rancangan undang-undang (RUU) untuk mengembalikan nama ibu kota Kazakhstan dari Nur-sultan ke Astana mendapat dukungan pihak berwenang di Kazakhstan,  Selasa (13/9/2022). Rencana itu ternyata tidaklah mudah.

Ibu kota negara Asia Tengah yang dipenuhi gedung pencakar langit itu berganti nama menjadi Nur-sultan pada Maret 2019. Langkah itu diambil otoritas Kazakhstan demi menghormati mantan presiden mereka, Nursultan Nazarbayev.

Nazarbayev memerintah republik bekas Uni Soviet itu dari 1991. Sejak itu, dia membangun kultus kepribadian di sekitar dirinya, sebelum mengundurkan diri pada 2019, ketika kelompok loyalis Kassym-Jomart Tokayev mengambil alih pemerintahan.

Tokayev adalah murid politik Nazarbayev. Politikus yang kini menjabat presiden Kazakhstan itu secara bertahap menjauhkan diri dari mentornya tersebut. Tokayev meluncurkan reformasi pada pemerintahan dan mengesampingkan peran dari dinasti berpengaruh sang mantan presiden.

Juru Bicara Kepresidenan Kazakhstan, Ruslan Zheldibay mengatakan, amendemen untuk mengembalikan nama ibu kota yang lama telah dimasukkan dalam RUU oleh para anggota parlemen dengan persetujuan presiden.

“Pada saat yang sama, presiden melihat peran penting Nursultan Nazarbayev dalam memperkuat negara modern Kazakhstan dan pendirian ibu kota sebagai fakta sejarah,” ungkap Zheldibay di Facebook.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel: