PNS Dilarang Mudik dan Cuti saat Lebaran, Melanggar Sanksinya Tegas

Dita Angga · Rabu, 07 April 2021 - 16:52:00 WITA
PNS Dilarang Mudik dan Cuti saat Lebaran, Melanggar Sanksinya Tegas
Ilustrasi PNS dilarang mudik. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Lebaran tahun ini, Pemerintah resmi melarang pegawai negeri sipi (PNS) untuk mudik dan cuti. Pelanggaran larangan ini akan mendapatkan sanksi tegas.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) No.8/2021. SE tersebut dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo itu. Tertulis, larangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021

Namun larangan ini dikecualikan bagi ASN yang melakukan perjalanan dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan yang bersifat penting dengan terlebih dahulu mendapatkan surat tugas yang ditandatangani oleh minimal pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) atau kepala kantor satuan kerja.

Selain itu larangan juga dikecualikan bagi ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dengan terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya.

Lebih lanjut dalam edarannya itu Tjahjo juga melarang PNS cuti pada periode 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

"Pegawai ASN tidak mengajukan cuti selama periode sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a (tanggal 6 hingga 17 Mei," begitu penggalan surat edaran tersebut.

Selain cuti bersama, Tjahjo meminta PPK kementerian/lembaga/pemerintah daerah tidak memberikan izin cuti bagi pegawai ASN.

Namun larangan cuti pada saat lebaran ini dikecualikan untuk cuti melahirkan dan/atau cuti sakit, dan/atau cuti karena alasan penting bagi PNS. Kemudian dikecualikan juga bagi cuti melahirkan dan/atau cuti sakit bagi PPPK.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2