Polisi Tembak Mati Pengedar Obat Keras di Manado

Jefry Langi ยท Selasa, 15 September 2020 - 05:23 WITA
Polisi Tembak Mati Pengedar Obat Keras di Manado
Tiga rekan pelaku pengedar obat keras yang ditangkap Polda Sulut. Salah satunya telah ditembak mati. (Foto: Jefry Langi)

MANADO, iNews.id - Polisi menembak mati pengendar obat keras jenis trihexphenidyl yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Dia dilumpuhkan dengan timah panas dan meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulawesi Utara di Kota Manado, Senin (14/9/2020).

Informasi dirangkum iNews, identitas pelaku yakni berinsial J alias warga Wonasa, Kota Manado. Dia diamankan berdasarkan hasil pengembangan tiga tersangka yang lebih dahulu ditangkap.

"Jadi tersangka ini merupakan DPO di Polresta Manado dan Polres Bitung," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast saat jumpa pers, Senin (14/9/2020) malam.

Dia mengatakan, anggota tim opsnal terpaksa melakukan tindakan tegas terukur lantaran pelaku melarikan diri dan menyerang petugas. Pelaku pun ditembak dan mengenai bagian bagian punggung.

Kronologi penangkapan berawal saat anggota menggerebek pelaku yang bersembunyi di rumah mertuanya, wilayah Desa Lolah, Kabupaten Minahasa. Saat digerebek, pelaku melarikan diri begitu melihat kedatangan petugas ke arah belakang rumah.

"Anggota kami mengejar ke belakang, namun pelaku hilang karena kondisi saat itu gelap. Tiba-tiba dari arah semak-semak pelaku muncul dan menyerang petugas kami hingga mereka bergumul. Di situlah anggota melakukan tindakan tegas terukur," katanya.

Saat ini ketiga tersangka lainnya sudah diamankan di Polda Sulut beserta barang bukti 4.131 butir pil trihexphenidyl. Sementara anggota yang tugas penangkapan dan menambak tersangka menjalani pemeriksaan.


Editor : Donald Karouw