Tak Terima Istri Didekati di Pesta Ultah, Pria di Manado Tusuk Pantat Teman

Subhan Sabu · Sabtu, 12 September 2020 - 15:37 WITA
Tak Terima Istri Didekati di Pesta Ultah, Pria di Manado Tusuk Pantat Teman
Ilustrasi penusukan dengan senjata tajam (Sindonews)

MANADO, iNews.id - Mayer Thomas (31), seorang pria di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) terpaksa berurusan dengan polisi. Bukan tanpa alasan, Mayer diduga nekat menusuk pantat temannya dengan pisau.

Kapolsek Wanea AKP Bartholomeus Dambe mengatakan, insiden ini terjadi pada Jumat (11/9/2020). Saat itu, terduga pelaku Mayer dan korban Audi Orah (35) melihat status di media sosial jika rekannya Stevi Lomboan yang sedang berulang tahun.

"Terduga pelaku kemudian berkomentar di sosial media akan menuju ke tempat rekannya yang lagi berulang tahun tersebut. Korban juga berkomentar ingin ikut bersama-sama dengan Mayer." kata Bartholomeus, Sabtu (12/9/2020).

Keduanya akhirnya datang ke pesta ulang tahun di daerah Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kota Manado. Kemudian, sekitar pukul 18.00 WITA, istri dari Mayer yakni Diana Tumelap datang ke tempat acara ulang tahun tersebut dengan maksud untuk menjemput suaminya.

"Melihat istri Maye datang, korban Audi Orah mendekati istri temannya itu yang duduk di belakang," kata dia.

Korban mendekati istri pelaku Mayer Thomas dengan maksud ingin membisikkan sesuatu. Namun istri pelaku sempat menjauhi korban. Korban kemudian kembali mendekati istri Mayer Thomas dengan maksud jika dirinya ingin pulang bersama.

"Namun terduga pelaku (Mayer) menanggapi keinginan korban dengan pikiran lain. Dia diduga cemburu. Seketika itu juga pelaku yang sudah dipengaruhi minuman keras menarik korban ke belakang dan langsung menikam korban di bagian pantat sebelah kiri menggunakan pisau," kata dia.

Setelah kejadian tersebut, tutur Kapolsek, teman-temamnya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sedangkan terduga pelaku bersama istrinya pulang.

"Sekitar pukul 20.15 Wita, terduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek Wanea," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto