PPKM, PLN Siap Perpanjang Stimulus Listrik di Suluttenggo hingga Desember 2021

Antara ยท Kamis, 22 Juli 2021 - 16:47:00 WITA
PPKM, PLN Siap Perpanjang Stimulus Listrik di Suluttenggo hingga Desember 2021
Seorang ibu rumah tangga sedang mengisi token listrik pintar. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - PLN siap memperpanjang stimulus listrik di wilayah Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Gorontalo (Suluttenggo) hingga akhir Desember 2021. Kebijakan ini untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan PPKM.

"Sesuai keputusan pemerintah, kami siap untuk kembali memperpanjang pemberian stimulus listrik bagi masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial hingga Desember 2021," kata GM PLN Sulutenggo Leo Basuki, di Manado, Rabu (21/7/2021).

Dia mengatakan, dengan stimulus listrik itu, pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Ini merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perpanjangan stimulus listrik ini diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19,” katanya.

Metode penyaluran stimulus listrik tidak berubah dari periode Triwulan III 2021, sehingga PLN optimistis penyalurannya akan berjalan lancar. Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021 yakni, pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis dan sosial.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: