Resmi, Polda Sulut Punya Lambang Baru Pataka Maesa'an Waya

Antara ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 17:30 WIB
Resmi, Polda Sulut Punya Lambang Baru Pataka Maesa'an Waya
Polda Sulut meluncurkan dan meresmikan pataka kepolisian daerah itu yang baru Maesa'an Waya dari sebelumnya Sarwa Bhrata Eka, sekaligus pergantian gambar dan logo Polda tersebut, dalam upacara dipimpin Kapolda Irjen Pol Royke Lumowa. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Polda Sulawesi Utara (Sulut) meluncurkan dan meresmikan lambang gambar dan logo baru atau pataka kepolisian daerah itu, yang diberi nama Maesa'an Waya di Manado, Kamis (9/7/2020). Sebelumnya logo yang digunakan Sarwa Bhrata Eka.

Kapolda Sulut Irjen Royke Lumowa mengatakan, lambang yang lama diubah karena itu digunakan saat masih bergabung dengan Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Setelah terjadi pemisahan provinsi atau Polda, barulah saat ini lambang diganti. Dasar pemikirannya, Polda Sulut hanya membawahi Provinsi Sulut.

"Dengan pemisahan provinsi, maka lambang-lambang, gambar-gambar yang ada di logo yang lama, disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya," kata Kapolda Sulut di Manado, Kamis (9/7/2020).

Begitu pula perubahan nama pataka. Setiap pataka Polda di seluruh Indonesia mempunyai nama. Untuk itu, nama pataka atau lambang di Polda Sulut disesuaikan dengan kearifan lokal sebagaimana Polda-Polda lainnya.

"Jadi lambang Polda Sulut bukan lagi Sarwa Bharata Eka, tetapi sudah diubah menjadi Maesa'an Waya. Maesa'an adalah bersatu dan waya adalah bersama-sama," katanya.

Kapolda Sulut menjelaskan makna dari lambang-lambang yang tertera. Pohon kelapa misalnya, melambangkan kemakmuran dan ombak yang besar melambangkan kekuatan, keberanian, sang insan bhayangkara "bumi nyiur melambai".

Sementara butir-butir penjelasan dari logo itu, begitu mulia dan begitu besar, kokoh tak tergoyahkan. Sebuah pohon kelapa yang kokoh tak tergoyahkan walaupun diterpa badai. Diterpa apapun insan bhayangkara sejati, insan bumi nyiur melambai, seperti itulah sifat dan kekuatannya.

"Marilah kita menjadikan logo dan lambang ini sebagai dorongan moril semangat, dorongan motivasi untuk berbuat yang terbaik kepada masyarakat Sulut, bangsa dan negara," kata Kapolda.

Peluncuran dan peresmian tersebut dilaksanakan dalam upacara dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata, para pejabat utama, dan personel Polda Sulut.


Editor : Maria Christina