Sebarkan Video Mesum Kekasih, Pemuda Ini Mengaku Sakit Hati Dikhianati

Mukmin Azis ยท Selasa, 15 Desember 2020 - 22:16:00 WITA
Sebarkan Video Mesum Kekasih, Pemuda Ini Mengaku Sakit Hati Dikhianati
Tersangka berinisial AA (21), yang menyebarkan video mesum dengan pacarnya diamankan di Mapolresta Balikpapan, Kaltim, Selasa (15/12/2020). (Foto: iNews/Mukmin Azis)

BALIKPAPAN, iNews.id - Seorang pemuda di Balikpapan Kalimantan Timur nekat menyebarkan video mesum dirinya bersama sang kekasih di media sosial. penyebabnya karena sakit hati dikhianati pacar yang dijodohkan dengan lelaki lain oleh orang tuanya,

Korban Ji (21), yang tak terima akhirnya melaporkan pelaku ke kepolisian.

Petugas jajaran Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Balikpapan kemudian menindaklanjuti laporan korban. Tersangka berinisial AA (21), berhasil diamankan petugas pada Jumat (27/11/2020) lalu.

Kanit Tipiter Satreskrim Polresta Balikpapan Iptu Noval Forestriawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada bulan September 2020. Tersangka menyebarluaskan video mesum bersama kekasihnya.

"Korban kemudian melapor ke Polresta Balikpapan atas perbuatan pelaku yang telah mengirim video tanpa busana dan beradegan mesum di media sosial," ujar Iptu Noval Forestriawan, Selasa (15/12/2020).

"Kasus ini terungkap atas laporan korban yang merasa keberatan atas tindakan pelaku yang telah menyebarkan video adegan bak suami istri keduanya," terang Iptu Noval.

Korban berinisial Ji diketahui telah menjalin hubungan asmara dengan tersangka AA setidaknya selama satu tahun. Selama berpacara, keduanya melakukan hubungan intim yang selanjutnya didokumentasikan oleh tersangka di sebuah kamar kos.

"Motif pelaku menyebarkan video ini lantaran sakit hati sang kekasih akan dijodohkan oleh orang tuanya. Tersangka berdalih dirinya  berniat melamar korban, namun ditolak mentah-mentah oleh keluarga korban," katanya.

Sementara tersangka AA mengakui faktor sakit hati kepada pihak keluarga JI menjadi alasannya menyebarkan video mesum saat bersama kekasihnya itu. Dirinya yang berniat melamar korban, ditolak mentah-mentah oleh keluarga JI.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2