Sempat Tertunda, Program SPALD 5 Desa di Boltim Kembali Digarap di Tengah Pandemi Covid-19

Risnan Labenjang · Rabu, 15 Juli 2020 - 00:28:00 WITA
Sempat Tertunda, Program SPALD 5 Desa di Boltim Kembali Digarap di Tengah Pandemi Covid-19
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas PUPR Boltim, Buana Putra Olii (Foto : iNews.id/Rendi)

BOLTIM, iNews.id - Pekerjaan program Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19. Kini pekerjaan program tersebut mulai jalan (running) di lima desa, Selasa(14/7/2020).

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas PUPR Boltim, Buana Putra Olii, mengatakan pihaknya sempat khawatir program SPALD ini tidak akan berjalan karena pandemi Covid-19. Harusnya, bulan Februari pekerjaan sudah dimulai.

“Kami ragu kegiatan SPALD tidak akan jalan, dan alhamdulilah berjalannya waktu kegiatan tersebut mulai action,” ujar Buana Putra Olii.

SPALD adalah program dari Kementrian PUPR yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Sebanyak lima desa mendapatkan program ini, yakni Motongkad Selatan, Sumber Rejo, Candi Rejo, Liberia, dan Purworejo Tengah.

“Dari lima desa mendapatkan program SPALD, empat desa di Kecamatan Modayag dan satu desa di Kecamatan Motongkad Selatan. Untuk anggaran per desa Rp460 juta dan total anggaran lima desa sebesar Rp2,3 miliar,” ujarnya.

Program tersebut bertujuan untuk mengurangi bahan organik dan mencairkan limbah padat. Tujuan program SPALD adalah mengurangi bahan organik dan menghancurkan limbah padat menjadi cair.

Editor : Arther Loupatty

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel: