Serat Abaka dari Kepulauan Talaud Ternyata Sudah Diekspor ke Inggris sejak 2019

Subhan Sabu · Rabu, 18 Mei 2022 - 13:31:00 WITA
Serat Abaka dari Kepulauan Talaud Ternyata Sudah Diekspor ke Inggris sejak 2019
Pengembangan serat Abaka mendorong peningkatan kesejahteraan petani yang membudidayakan komoditas tersebut. (Foto: Barantan)

TALAUD, iNews.id - Kepala Balai  Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan Saragih menjelaskan jika serat Abaka pada tahun 2019 sudah pernah diekspor ke Inggris. Selain negara tersebut Abaka mulai masuk ke pasar Jepang tahun 2020.  

"Sebelumnya Abaka merupakan tanaman liar, namun saat ini mulai dibudidayakan oleh masyarakat," kata Donni, Rabu (18/5/2022).

Menurut Donni, apabila serat Abaka diproduksi dalam skala besar, tentunya akan menambah deretan komoditas potensial ekspor dari Kabupaten Kepulauan Talaud setelah  kelapa, kopra, cengkih, dan pala.

Diketahui, Abaka merupakan tanaman endemik yang tumbuh liar di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Tanaman dengan nama latin Musa textilis ini termasuk dalam famili Musaceae atau jenis pisang-pisangan. Serat Abaka berpotensi menjadi komoditas potensial ekspor dari Kabupaten Kepulauan Talaud.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel: