Warga di Manado Berhenti Tegak saat Detik-Detik Proklamasi

Arther Loupatty ยท Senin, 17 Agustus 2020 - 22:36 WITA
Warga di Manado Berhenti Tegak saat Detik-Detik Proklamasi
Memperingati Detik-Detik Proklamasi seluruh kendaraan di kota manado berhenti sejenak, Senin (17/8/2020) (Foto : Istimewa)

MANADO, iNews.id - Warga Kota Manado mematuhi imbauan pemerintah untuk berdiri tegak saat detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI tepat pukul 11.17-11.20 Wita. Warga pun menghentikan aktivitasnya sementara waktu selama tiga menit.

Kasatlantas AKP Anita Sitinjak mengaku sudah merencanakan penghentian aktivitas sementara di seluruh simpang jalan raya di Kota Manado.

“Yang berjalan (berkendara) pukul 11.17 Wita sampai pukul 11.20 Wita, itu diwajibkan untuk berhenti sejenak, dan berdiri tegap sambil hormat," ujar Kasatlantas.

Pemerintah melalui menteri sekertariat negara mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sejenak mengambil sikap sempurna menghentikan setiap aktivitas yang dilakukan untuk memperingati detik-detik Proklamasi HUT ke-75 RI.

Pantauan iNews.id di Jalan 17 Agustus, tampak setiap kendaraan bermotor dihentikan sejenak selama tiga menit untuk berdiri saat sirene dibunyikan.

Satlantas Polresta Manado sudah mempersiapkan anggotanya berdiri di setiap simpang jalan jalan di sejak pukul 10.00 Wita untuk melancarkan himbauan dari Pemerintah.

Begitu waktu menunjukkan pukul 11.17 Wita, polisi lalulintas yang dibantu dengan beberapa anggota Satpol PP langsung memberikan kode ke pengendara kendaraan, baik roda dua dan roda empat agar berhenti sejenak.

Dalam waktu yang sama, mobil Patwal Satlantas membunyikan sirene. Melalui penghentian kendaraan sementara waktu itu, para pengendara kendaraan diajak memperingati detik-detik Proklamasi RI di tengah pandemi Covid-19.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli mengatakan selain untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap detik-detik Proklamasi. Semangat dalam merayakan HUT ke-75 RI sebagai wujud perhargaan atas perjuangan para pendahulu bangsa.

"Syukur masyarakat bisa menerima dengan baik dan sama-sama menghormati detik-detik proklamasi pada 17 Agustus tahun 2020 ini," kata Kapolresta.

Setelah mengheningkan cipta selama tiga menit, pengendara bisa melanjutkan perjalanan kembali dan aktifitas berjalan normal kembali.


Editor : Arther Loupaty