get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap! Kematian Mahasiswi Unima di Tomohon Diduga akibat Depresi

Waspadai Wabah Corona Picu Gangguan Kesehatan Mental, Ini Gejala-Gejala Depresi

Rabu, 22 April 2020 - 19:22:00 WITA
Waspadai Wabah Corona Picu Gangguan Kesehatan Mental, Ini Gejala-Gejala Depresi
Ilustrasi depresi. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Depresi bisa melanda siapa saja, apalagi dengan kondisi pandemi virus corona saat ini. Depresi merupakan suatu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati terus tertekan atau kehilangan minat dalam beraktivitas hingga kualitas hidup.

"Tanda-tanda depresi itu di antaranya ada rasa putus asa yang dominan di dalam diri, apatis, kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang dalam situasi normal menjadi pusat perhatian ketertarikan. Kemudian adanya rasa lelah yang berlebihan dan mengalami problem tidur,” ujar Certified Energy Psyhology Practitioner sekaligus Founder Remedi Indonesia Ferry Fibriandani belum lama ini.

Menurutnya, banyak gangguan kesehatan mental yang dapat terjadi di tengah situasi tidak kondusif ini. Mulai dari stres, gangguan kecemasan, gangguan tidur, kesepian, dan masih banyak lagi yang bisa memicu ke arah depresi.

Gangguan kesehatan mental seperti perasaan resah dan gelisah, juga bisa menimbulkan gejala-gejala fisik seperti napas yang cepat tidak beraturan, otot-otot mengencang, keringat berlebihan, dan sulit konsentrasi.

Selanjutnya, gejala lain yang bisa dirasakan yakni tiba-tiba jadi pribadi yang mudah terprovokasi. Misalnya, jadi lebih sensitif, cepat marah, dan mudah tersinggung. Perubahan selera makan dan berat badan hingga perubahan keinginan seksual, juga bisa menjadi tanda depresi.

“Semua gejala gangguan tadi bersifat semu dan hanya berjalan pikiran, bersifat psikosomatik, namun tidak dapat dianggap remeh karena secara dampak memiliki kondisi ketidaknyaman setara gangguan fisiologis (gangguan pada fisik),” katanya.

Dia mengungkapkan, jika kondisi terus berlanjut dan mengganggu kegiatan sehari-hari, cobalah hubungi tenaga profesional.

"Apabila kondisi ini berlanjut terus-menerus, mengambil alih tubuh dan berdampak ke melemahnya motivasi, membuat Anda semakin mengurung diri, mengganggu tidur dan nafsu makan, ini akan menyia-nyiakan kemampuan terbaik kita untuk dapat menyelesaikan masalah dan untuk berkarya secara produktif,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut