Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue. (Foto: Ilustrasi/Ist.)
Antara

SANGIHE, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mengingatkan warga masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Kasus DBD terus bertambah sejak Januari sehingga mencapai 167 kasus.

"Kami kembali mengingatkan warga agar mewaspadai penyakit DBD yang kasusnya terus meningkat," kata Kadis Kesehatan Sangihe Handry Pasandaran di Tahuna, Kamis (22/9/2022).

Sejak Januari hingga Agustus 2022, terdapat 167 kasus DBD dan saat ini masih ada 16 pasien yang sementara dalam perawatan, 5 di antaranya orang dewasa.

Menurut dia, penanganan kasus demam berdarah, dilakukan secara preventif, melalui pemantauan di lokasi temuan kasus, maupun titik tertentu yang disinyalir rawan terjadi perkembangbiakan jentik nyamuk penyebab demam berdarah.

“Kami juga melakukan pemantauan di wilayah tertentu dan melakukan koordinasi dengan Puskesmas guna mendorong masyarakat agar melakukan kebersihan lingkungan, sebab, penyakit demam berdarah sumbernya adalah nyamuk yang berkembang biak di tempat penampungan air," ujarnya. 

Khusus untuk wilayah dengan kondisi luar biasa, telah dilakukan pengasapan untuk membasmi nyamuk dewasa serta memberikan bantuan bubuk abate bagi masyarakat.

Direktur Rumah Sakit Liunkendage Tahuna, Aprikonus Loris meminta warga masyarakat agar segera berobat apabila menderita demam.

"Apabila sakit supaya segera berobat ke dokter atau langsung ke rumah sakit agar secepatnya dilakukan penangan oleh tenaga medis," katanya.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT