Kepala Bappeda Sulut Jenny Karouw. (Foto: Antara)
Antara

MANADO, iNews.id - Sebanyak empat daerah di Sulawesi Utara menjadi lokus penilaian konvergensi penurunan angka kekerdilan (stunting). Daerah tersebut yakni Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa Utara, dan Bolaang Mongondow Selatan,

"Pelaksanaan penilaian kinerja tahun ini masih dilakukan di empat kabupaten tersebut, ke depan akan menjangkau semua kabupaten dan kota," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulut Jenny Karouw di Manado, Jumat (10/6/2022).

Ia menjelaskan dalam menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2611/Bangda tentang Penilaian Kinerja Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2022, gubernur melaksanakan penilaian kinerja kabupaten lokus di wilayahnya.

Hal ini, katanya, untuk menilai aspek kinerja apa saja yang sudah baik atau yang masih perlu ditingkatkan, mengetahui hal inspiratif, replikatif, dan inovatif dalam pelaksanaan konvergensi penurunan stunting di daerah ini.

Selanjutnya, memfasilitasi berbagi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh kabupaten/kota sebagai pembelajaran dalam meningkatkan kualitas dan hasil pelaksanaan delapan aksi konvergensi serta mengapresiasi kinerja kabupaten lokus.

Dia menjelaskan kriteria penilaian kinerja ini mencakup dua kategori, yaitu kategori delapan aksi konvergensi yang meliputi analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan bupati/wali kota tentang peran desa, pembinaan kader pembangunan manusia, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting, peninjauan kembali kinerja tahunan.

Kategori berikutnya, yaitu performa terbaik yang mencakup pameran yang menampilkan hasil pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting, video singkat yang menampilkan proses pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting, inovasi daerah, kemampuan penguasaan materi dalam pemaparan kepada tim penilai serta ketepatan waktu dalam penyampaian materi.

Berdasarkan survei berskala nasional melalui Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021, angka prevalensi stunting di Sulut sebesar 21,6 persen.

Pemerintah menargetkan angka stunting di Indonesia pada tahun 2024 turun menjadi 14 persen.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT