Ikan akuarium merupakan hewan peliharaan yang diminati masyarakat. (Foto: dok iNews)
Viola Triamanda

JAKARTA, iNews.id - Nicholas Kurniawan terlahir dari keluarga miskin. Namun dia membuktikan mampu menjadi pemenang Wirausaha Muda Mandiri Nasional 2013 dan dikenal sebagai eksportir ikan akuarium termuda yang sukses di Indonesia.

Kesulitan ekonomi membuat orang tua Nicholas Kurniawan harus berutang demi menyekolahkannya. Dia membayar jerih lelah kedua orang tuanya dengan berbagai prestasinya di sekolah. 

Awalnya, pengusaha muda yang akrab disapa Nicho itu, melakoni pekerjaan sebagai pedagang sejak usia 8 tahun. Ketika duduk di kelas 2 SD, ia menjual makanan, minuman, pakaian dan sebagainya.

Tidak cukup sampai di sana, keisengannya berujung kepada ide untuk menjual ikan-ikan hias di forum jual beli Kaskus. Siapa sangka, keisengannya ini mengundang banyak minat yang membuat bisnisnya berjalan lancar. 

Sadar dengan capaian bisnisnya, Nicholas segera mencari informasi dan berusaha keras mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan ikan Garra Rufa sembari menyelesaikan sekolahnya di SMA Kolese Kanisius.

Tidak lama kemudian Nicholas memfokuskan jualannya melalui online dengan nama Garra Rufa Center yang khusus menjual ikan Garra Rufa beserta perlengkapannya. Setelah menyelesaikan pendidikannya di bangku SMA, Nicholas yang ingin kuliah kembali memutar otaknya agar mendapatkan biaya kuliah. 

Dengan motivasi memiliki penghasilan Rp10 juta per bulan, Nicholas membulatkan tekad untuk menjadi eksportir ikan hias. Dia kemudian membuat situs web dan menjadikan situs web eksportir lain sebagai acuan. Website ini yang kemudian dikenal dengan nama Tropical Fish Indonesia.

Meski sempat ditipu hingga rugi Rp30 juta, kegigihan Nicholas tak kunjung padam. Hingga dalam waktu kurang dari 1,5 bulan, Nicholas mampu mengumpulkan Rp100 juta. Saat ini Nicholas Kurniawan mengembangkan bisnisnya dan menciptakan merek dengan nama Venus Aquatics.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT