Peresmian gedung dua lantai yang terletak di bagian belakang Mapolda ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Sulut.(Foto : Humas)
Cahya Sumirat

MANADO, iNews.id – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Setyo Budiyanto meresmikan penggunaan gedung Ruang Pelayanan Khusus (RPK) bagi perempuan dan anak, Kamis (3/11/2022) pagi. Namun Kapolda berharap gedung tersebut tidak digunakan.

"Tentu saya berharap bahwa, ya kalau bisa gedung RPK ini tidak digunakan. Artinya tidak digunakan, tidak ada KDRT, perkosaan, pencabulan, dan kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Sulut. Tapi kalaupun toh ada, tentu kita siapkan gedung ini untuk bisa melayani mereka, bisa melakukan kegiatan-kegiatan pemeriksaan dan lain-lain,” ucap Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Dia meminta kepada seluruh anggota khususnya di Subdit Renakta untuk memanfaatkan gedung RPK Polda Sulut ini dengan baik.

“Semoga gedungnya tetap terawat, tetap bisa dimanfaatkan, diberdayakan, dimaksimalkan dalam penggunaannya,” pinta Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Diketahui, peresmian gedung dua lantai yang terletak di bagian belakang Mapolda ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di pintu masuk RPK oleh Kapolda Sulut.

“Dengan memohon pertolongan dan ridha dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sebelum penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, saya nyatakan penggunaan gedung RPK Polda Sulut secara resmi bisa dimulai,” ujar Irjen Pol Setyo Budiyanto, disambut aplaus meriah seluruh hadirin.

Irjen Pol Setyo Budiyanto mengatakan, RPK adalah sebuah ruangan yang digunakan untuk pelayanan terhadap perempuan dan anak yang menjadi saksi, korban atau tersangka.

“Dalam gedung RPK ini nanti bisa dilakukan kegiatan pemeriksaan, trauma healing, dengan tetap memerhatikan hak asasi mereka sebagai perempuan dan anak, apakah itu sebagai saksi, korban atau tersangka dalam perkara kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pencabulan bahkan sampai kasus-kasus perkosaan,” katanya.

Pembangunan gedung RPK Polda Sulut ini sudah dilaksanakan kurang lebih selama lima bulan, yang ground breaking-nya dilakukan pada bulan Mei 2022 lalu. Secara resmi, pada hari ini diserahterimakan penggunaannya kepada Direktorat Reskrimum lebih khusus Subdit Renakta.

Ke depan, kata dia, akan dilakukan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan maupun hal-hal yang masih terdapat kekurangan di gedung RPK ini.

“Nanti kami evaluasi, meskipun sudah disiapkan juga di dalamnya ada ruang laktasi, ruang bermain untuk anak-anak, tapi tentu semuanya mungkin sifatnya terbatas. Nanti kami berusaha memaksimalkan sedemikian rupa, agar segala sesuatunya yang berhubungan dengan perempuan dan anak betul-betul bisa kita berikan pelayanan yang maksimal,” tutur Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Sesaat usai peresmian, Kapolda beserta Wakapolda, para Pejabat Utama Polda Sulut, pihak penyedia jasa dan konsultan pengawas, meninjau sejumlah ruangan serta fasilitas yang ada di gedung RPK.

Untuk diketahui, pada lantai satu gedung RPK Polda Sulut ini terdapat 11 ruangan yaitu, ruang lobi, ruang tahanan anak, ruang pemeriksaan, ruang kontrol, ruang siber, ruang konseling, ruang bermain anak dan laktasi, ruang istirahat, ruang rapat, ruang Kasubdit, dan ruang staf atau Banum. Sedangkan pada lantai dua terdapat enam ruangan yang terdiri dari satu ruang arsip dan lima ruang kerja.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT