5 Fakta Nama Rafael Lulus Bintara Polri Digantikan Orang lain, Nomor 2 Bikin Sedih

Subhan Sabu ยท Jumat, 30 Juli 2021 - 06:38:00 WITA
5 Fakta Nama Rafael Lulus Bintara Polri Digantikan Orang lain, Nomor 2 Bikin Sedih
Tangkapan layar video viral keluarga calon siswa Bintara Polri yang namanya sempat diumumkan lulus namun hilang dan digantikan orang lain di Minahasa Selatan, Sulut. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id – Kebahagiaan keluarga Rafael Malalangi, siswa calon Bintara Polri 2021 asal Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut) setelah dinyatakan lulus berubah menjadi kesedihan lantaran namanya mendadak hilang diganti orang lain. Pihak keluarga pun meminta keadilan atas kejadian tersebut.

Rafael Malalangi mendaftar jadi calon siswa Bintara Polri lewat Polres Minahasa Selatan. Dia kemudian tersaring untuk mengikuti tahap selanjutnya hingga dinyatakan lulus.

Berikut 5 fakta nama siswa lulus Bintara Polri mendadak hilang digantikan orang lain: 

1. Disaksikan Seluruh Warga

Ayah Rafael, Christofel menceritakan, anaknya Rafael Malalangi mengikuti tes penerimaan calon Bintara Polri 2021 pada 22 Juli 2021. Pada saat pengumuman yang disiarkan live streaming dan disaksikan seluruh masyarakat Desa Pinapalangkow, nama anaknya diumumkan lulus. 

2. Gelar Ibadah Syukur

Rafael Malalangi merupakan salah satu calon siswa Bintara Polri tahun 2021 yang lulus seleksi nasional dan sudah diumumkan virtual oleh panitia.

Kedua orang tuanya pun langsung bersyukur dan mengadakan ibadah syukur kelulusan anak mereka. Tetapi kabar mengejutkan tiba-tiba datang. Keluarga menerima surat jika anaknya dinyatakan tidak lulus dan sudah digantikan orang lain pada Kamis (29/7/2021).

3. Mengadu ke Presiden Jokowi

Keluarga Rafael merasa kejadian yang dialami anaknya tidak adil. Ayah Rafael, Christofel Tumalun lewat video, mengadu kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia meminta keadilan untuk putranya yang belakangan disebut tidak lulus sebagai Bintara Polri.

"Apakah ini adil pak. Kami orang susah, orang tak punya pak. Kami mohon keadilan. Mohon bantuan dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kapolri, kiranya anak kami dapat pendidikan," ucapnya dalam video viral.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2