Angka Stunting di Gorontalo Masih Tinggi 

Antara · Kamis, 17 Juni 2021 - 16:21:00 WITA
Angka Stunting di Gorontalo Masih Tinggi 
Sejumlah peserta mengikuti peningkatan kapasitas pengelola pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kota Gorontalo.(Foto: Antara) 

GORONTALO, iNews.id – Tahun ini jumlah anak usia di bawah dua tahun (baduta) terpapar stunting di Propinsi Gorontalo sebanyak 25.477. Jumlah ini tersebar di Kabupaten Gorontalo, Pohuwato, Boalemo dan Bone Bolango,

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk menurunkan angka stunting melalui peningkatan kapasitas pengelola pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang diselenggarakan di Kota Gorontalo.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Hartati Suleman mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan komitmen pemangku kebijakan dan mitra kerja terkait di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa lokus stunting.

"Kita ingin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengelola dan pelaksana di lini lapangan tentang pengasuhan dan tumbuh kembang anak pada periode 1.000 HPK di Provinsi Gorontalo," ujarnya, Rabu (16/6/2021).

Untuk mewujudkannya, kata Hartati, BKKBN berkomitmen untuk menjalankan Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kecana).

"Dalam langkah penguatan program pembangunan keluarga dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat, BKKBN mendapat program Prioritas Percepatan Perbaikan Gizi melalui Proyek Prioritas Nasional Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 HPK dalam rangka pencegahan stunting," ucapnya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2