Babirusa Jadi Tema Hari Keanekaragaman Hayati di Gorontalo

Antara · Minggu, 22 Mei 2022 - 18:49:00 WITA
Babirusa Jadi Tema Hari Keanekaragaman Hayati di Gorontalo
Babirusa di Suaka Margasatwa Nantu Provinsi Gorontalo. (Foto: Humas)

GORONTALO, iNews.id - Babirusa dan ancaman terhadap habitatnya menjadi tema yang dipilih dalam talkshow yang digelar daring dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional di Gorontalo. Babirusa merupakan satwa yang dilindungi.

Tiga lembaga penyelenggara, yakni Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo, Perhimpunan Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ) Simpul Gorontalo, dan Asosiasi Keanekaragaman Hayati Gorontalo (BIOTA) memilih topik tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap konservasi satwa langka tersebut. .

Tiga pembicara yang hadir adalah Pakar Keanekaragaman Hayati Hanom Bashari, Bupati Gorontalo Profesor Nelson Pomalingo, dan Kepala SPTN I Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) Bagus Tri Nugroho.

Hanom Bashari menjelaskan, ada tiga jenis babirusa di alam, yaitu Babirusa Sulawesi (Babyrousa celebensis), Togean Babirusa (Babyrousa togeanensis), dan Babirusa Berbulu (Babyrousa babyrussa) atau dikenal juga dengan sebutan babirusa berbulu tebal.

“Perburuan dan perdagangan masih menjadi ancaman bagi babirusa, serta berkurangnya hutan primer di Sulawesi akibat penebangan dan konversi hutan menjadi lahan budidaya,” kata Hanom.

Sementara itu, Bagus Tri Nugroho menjelaskan bahwa babirusa merupakan salah satu dari empat satwa prioritas utama yang dilindungi di kawasan TNBNW.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: