Cegah Hepatitis Akut, Masyarakat Sulut Diharapkan Terapkan PHBS 

Antara · Kamis, 05 Mei 2022 - 17:25:00 WITA
Cegah Hepatitis Akut, Masyarakat Sulut Diharapkan Terapkan PHBS 
Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie KR Kalalo. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Debie KR Kalalo mengajak masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal itu harus dilakukan untuk mencegah hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.

"Laporan pertama kali terkait hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya diterima WHO pada 5 April 2022 dari Inggris Raya, yaitu adanya 10 kasus pada anak-anak usia 11 bulan hingga 5 tahun dari bulan Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah," kata Debie di Manado, Kamis (5/5/2022).

Pada 15 April 2022, WHO telah menetapkan penyakit ini sebagai Kejadian Luar Biasa di mana tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan lebih dari 12 negara di Eropa, Amerika, dan Asia, dan kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

"Tujuh belas anak di antaranya atau sebesar 10 persen memerlukan transplantasi hati, dan satu kasus dilaporkan meninggal," katanya.

Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah sakit perut, muntah-muntah dan diare, ada gejala kuning seperti kulit dan mata kekuningan, buang air kecil berwarna teh tua atau buang air besar berwarna pucat, ada kejang, penurunan kesadaran, dan ada peningkatan enzim hati.

"Sebagian besar kasus tidak ditemukan adanya gejala demam. Penyebab dari penyakit tersebut masih belum diketahui," katanya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: