Densus 88 Sebut Potensi Radikalisme dan Terorisme di Gorontalo Meningkat, saatnya Cegah Sejak Dini 

Antara · Selasa, 21 Juni 2022 - 20:00:00 WITA
Densus 88 Sebut Potensi Radikalisme dan Terorisme di Gorontalo Meningkat, saatnya Cegah Sejak Dini 
Ilustrasi coretan peringatan bahaya radikalisme. (Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id - Pencegahan dini pada paham radikal melalui sekolah-sekolah sangat penting agar paham terorisme dan radikalisme tidak berkembang. Siswa sekolah menjadi sasaran karena dinilai paling labil dan mudah disusupi paham paham negatif.

Data Satgaswil Densus 88 menyebut, potensi radikalisme dan terorisme di Gorontalo semakin meningkat.

Tahun 2020 ada tujuh terduga teroris yang diamankan di wilayah Kabupaten Pohuwato, sedangkan tahun 2022 ada 11 orang terduga teroris yang diamankan petugas.

“Kaum milenial rentan sekali disusupi paham radikal karena mereka masih labil. Istilahnya masih mencoba menemukan jati diri. Jangan sampai justru terjebak pada pemahaman yang radikal dan aksi terorisme,” kata Kanit Intelijen Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Gorontalo Detasemen Khusus Anti Teror (Densus) 88 Mabes Polri, Saffan A, Senin (20/6/2022).

Menurutnya radikalisme merupakan suatu ajaran, doktrin atau praktik paham yang berbahaya, serta dipahami sebagai aliran yang menghendaki pergantian dengan cara yang keras dan cepat. Beberapa karakter radikalisme terlihat dari sikap yang intoleran dan fanatik.

“Karakter lain yakni eksklusif, menjalani kehidupan sendiri dan menutup diri dari pemahaman yang lain. Berikutnya revolusioner, cenderung mendukung perubahan dan menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuannya,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel: