Gadis 14 Tahun Nyaris Diperkosa Pemuda di Bitung, 2 Temannya Hanya Nonton

Subhan Sabu ยท Rabu, 28 Juli 2021 - 15:13:00 WITA
Gadis 14 Tahun Nyaris Diperkosa Pemuda di Bitung, 2 Temannya Hanya Nonton
Tim Tarsius Polres Bitung saat menangkap pelaku percobaan pemerkosaan kepada gadis 14 tahun. (Foto: Istimewa)

BITUNG, iNews.id - Gadis 14 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Pelaku yakni pemuda berinisial BK alias Brando (23) yang telah ditangkap polisi.

Kronologi kejadian bermula saat korban berkumpul dan menginap di rumah temannya di Kelurahan Bitung Timur, tepatnya di Kompleks Sari Kelapa Bitung. Saat tidur nyenyak, tiba-tiba pelaku masuk dan mengancam dua teman korban dengan mengacungkan garpu makan.

"Pelaku mengancam akan menikam keduanya jika berteriak atau melakukan pergerakan lebih," ujar Katim Tarsius Polres Bitung Bripka Angky Koagow, Rabu (28/7/2021).

Kedua teman korban hanya bisa terdiam ketakutan dan tak bisa berbuat apa-apa. Lalu mereka melihat pelaku yang mulai membuka celana korban ketika masih tertidur pulas. Saat itu akhirnya korban tersadar ketika pelaku coba membuka seluruh pakaiannya. Sementara kedua teman korban hanya terdiam menyaksikan karena berada di bawah ancaman.

"Merasa ada yang aneh, korban terbangun dan kaget ada laki-laki di atas tubuhnya," kata Angky.

Pelaku yang takut mendengar teriak korban lalu mengancam dengan garpu yang dibawanya tersebut. Korban sempat takut dan pasrah namun akhirnya berteriak histeris saat pelaku semakin nekat. Teriakan itu membuat pelaku panik lalu melarikan diri

"Korban lalu menceritakan kejadian ini kepada orang tuanya dan langsung melaporkan ke tim Tarsius Polres Bitung," ucapnya.

Menerima laporan, petugas mulai melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan informasi keterangan korban dan saksi-saksi, ciri-ciri pelaku akhirnya diketahui dan langsung dilakukan penangkapan.

"Pelaku sudah kami tangkap dan mengakui perbuatannya. Kasusnya kami serahkan di unit PPA Polres Bitung untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Angky.

Editor : Donald Karouw