Ketua DPRD Kotamobagu Turun Langsung Perbaiki Jalan yang Ambruk di Desa Poyowa Besar

Risnan Labenjang ยท Kamis, 16 Juli 2020 - 21:15:00 WITA
Ketua DPRD Kotamobagu Turun Langsung Perbaiki Jalan yang Ambruk di Desa Poyowa Besar
Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag turun langsung merespons permintaan warga agar jalan yang merupakan urat nadi perkebunan itu segera diperbaiki (Foto : iNews.id/Risnan)

KOTAMOBAGU, iNews.id - Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag turun langsung ke jalan perkebunan di Desa Poyowa Besar I dan II yang ambruk 25 Juni 2020 silam. Kedatangannya untuk merespons permintaan warga dua desa agar jalan yang merupakan urat nadi perkebunan itu segera diperbaiki.

Salah satu warga Poyowa Besar 1 David Mokodompit mengatakan, badan jalan yang rusak tidak hanya digunakan warga ke kebun atau sawah. Jalan itu juga menghubungkan Kotamobagu dan Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Ada 60 persen petani di Poyowa Besar Bersatu bergantung pada akses jalan ini. Kalau tidak diperbaiki, petani harus memutar jauh lewat di Lolayan,” kata David Mokodompit, Kamis (16/7/2020).

Meiddy Makalalag langsung memimpin warga melakukan gotong royong untuk memperbaiki badan jalan yang ambruk. Dengan menggunakan pakaian seadanya, Ketua Dekot Kotamobagu bersama dengan warga memperbaiki akses jalan yang sudah rusak.

Tanpa tanggung-tanggung dalam perbaikan jalan tersebut menggunakan dana pribadinya untuk membeli beberapa batang pohon kelapa untuk dibuatkan jembatan darurat. Selain itu, dia membeli material seperti pasir dan sirtu untuk menambal lubang di jalan tersebut dan juga mendatangkan alat berat.

Meiddy mengatakan kepada warga yang memperbaiki jalan itu bersamanya, sudah kewajibannya sebagai wakil rakyat merespons aspirasi untuk perbaikan jalan.“Kalau tidak diperbaiki bersama seperti ini, semua yang akan rugi karena akses ke kebun putus,” kata Meiddy.

Dia juga menjelaskan, peningkatan akses jalan perkebunan di Poyowa Besar bersatu ini sedianya sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Pembuatan jembatan di titik yang rusak parah tersebut juga sudah dianggarkan.

“Namun karena adanya pandemi Covid-19, anggarannya digeser untuk penanganan Covid-19. Tahun depan anggarannya masuk lagi dan perbaikan serta peningkatannya bisa dilakukan,” katanya.

Kepada warga terutama petani yang setiap hari melintas di jalan ini, Meiddy menitip pesan agar selalu berhati-hati. Sebab, jalan yang dibuat masih darurat. "Yang penting masih bisa digunakan bersama sementara waktu,” ujarnya.


Editor : Arther Loupatty