Oknum Rektor di Sulut Jadi Tersangka, Jual Ijazah Sarjana Rp7,5 Juta Doktor Rp30 Juta 

Arther Loupatty · Jumat, 22 Oktober 2021 - 16:28:00 WITA
Oknum Rektor di Sulut Jadi Tersangka, Jual Ijazah Sarjana Rp7,5 Juta Doktor Rp30 Juta 
Penyidik Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulut saat memeriksa oknum Rektor STTEI. (Foto: iNews/Arther Loupatty)

MANADO, iNews.id - Polda Sulawesi Utara menetapkan oknum Rektor salah satu perguruan tinggi swasta sebagai tersangka kasus penerbitan Ijazah palsu. Status ini usai Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulut melakukan serangkaian penyidikan.

Kasubdit Tipidter Polda Sulut AKBP Fery Sitorus mengatakan, kasus ini bermula pada sekitar Juni 2021 pihaknya mendapat informasi dari masyarakat adanya aktivitas belajar mengajar di wilayah Desa Airmadidi, Minahasa Utara (Minut) yakni Sekolah Tinggi Theologi Elohim Indonesia (STTEI) Kampus B Manado. Aktivitas tersebut tidak terdaftar di Kementerian Pendidikan Nasional dan Properties Wilayah IX Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Kami mendatangi lokasi tersebut lalu temukan ruang belajar, kemudian ambil keterangan. Kami juga undang ke Polda Sulut. Oknum Rektor membuat aktivitas belajar mengajar dan mengeluarkan Ijazah tanpa hak,” ujar Sitorus saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/10/2021).

Hasil pemeriksaan saksi dan ahli serta penyitaan barang bukti yang dilakukan penyidik, oknum Rektor berinisial MK alias Marthen ditetapkan sebagai tersangka.

“Hasil penyidikan terungkap tersangka meminta uang sampai Rp30 juta untuk setiap gelar doktor. Penerbitan ijazah S1 juga menggunakan uang yang harganya bervariasi, ada yang Rp2,5 juta sampai Rp7,5 juta,” katanya.

Kemudian pihaknya melakukan penyitaan ijazah tidak sah. Selanjutnya berkoordinasikan dengan saksi ahli yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta dan Properties Wilayah IX Sulawesi Utara yang ada di Gorontalo. Hasilnya perguruan tinggi STTEI ilegal dan tidak ada hak mengeluarkan ijazah.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: