Soal Minyak Goreng, Ombudsman Temukan Penyusupan Kuota hingga Tak Patuh HET

Advenia Elisabeth ยท Rabu, 23 Februari 2022 - 15:16:00 WITA
Soal Minyak Goreng, Ombudsman Temukan Penyusupan Kuota hingga Tak Patuh HET
Ombudsman RI menemukan sejumlah hal terkait penjualan minyak goreng, mulai dari penyusupan kuota minyak goreng hingga tak mematuhi harga eceran tertinggi (HET). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Praktik tak sehat ditemukane Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI terkait penjualan minyak goreng. Temuan tersebut di antaranya penyusupan kuota minyak goreng hingga tak mematuhi harga eceran tertinggi (HET).

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengatakan, pihaknya menemukan adanya praktik penyusupan kuota minyak goreng dari agen distributor langsung menjual kepada pedagang ritel tradisional dan pasar tradisional dengan harga di atas HET. Hal ini terjadi pada sampel pemantauan di Provinsi Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara. 

Melihat kondisi masih belum meratanya minyak goreng sesuai HET, Yeka menyampaikan imbauan agar Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan bekerja lebih cepat lagi. 

“Dengan melihat situasi yang ada, kami berharap Kemendag dan Satgas Pangan bekerja lebih cepat lagi, sehingga minyak goreng dengan harga terjangkau ini segera sampai ke seluruh masyarakat,” ujar Yeka dikutip, Rabu (23/2/2022).

Yeka menambahkan, Ombudsman juga menyebut tingkat kepatuhan pedagang baik itu di pasar tradisional maupun ritel tradisional terhadap HET minyak goreng relatif masih rendah.

"Hanya 12,82 persen pasar tradisional dan 10,19 persen persen ritel tradisional yang memperdagangkan minyak goreng sesuai HET. Data ini diperoleh berdasarkan pemantauan Ombudsman RI dari 311 sampel lokasi yang tersebar di 34 provinsi," kata dia.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: