Tingkatkan Ekspor ke Jepang, BI Dorong Konektivitas KTI
Kamis, 08 April 2021 - 04:38:00 WITA
Jam berangkat pesawat Garuda Indonesia pada pukul 23.30 Wita setiap hari Rabu justru merupakan kesempatan besar untuk meningkatkan volume ekspor.
"Komoditas perikanan dari daerah-daerah KTI itu bisa dikirim pagi hingga sore karena pesawatnya berangkat malam," ujarnya.
Keberadaan Bandara Sama Ratulangi yang menjadi hub di KTI sangat potensial karena memiliki jarak tempuh yang lebih singkat ke Jepang.
Di sisi lain, terbuka potensi pengembangan ekspor komoditas lain di luar perikanan. Pasar Jepang terbuka untuk komoditas rempah, sayuran, buah, ikan hias, produk hasil perkebunan bahkan general cargo.
Editor: Cahya Sumirat