Anggota DPRD Adhan Tanggapi Aduan Gubernur Gorontalo ke Polda

Antara · Kamis, 10 Juni 2021 - 10:00:00 WITA
Anggota DPRD Adhan Tanggapi Aduan Gubernur Gorontalo ke Polda
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea. (Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea menanggapi aduan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ke Polda Gorontalo pada Rabu (9/6/2021). Ia menilai gubernur berhak mengadukan dirinya.

Menurut Adhan, Gubernur Rusli Habibie merasa keberatan atas pernyataannya tentang penggunaan dana APBD tahun 2019 sebesar Rp53 miliar.

Dia mengaku sudah mempertanyakan penggunaan dana tersebut sejak Juni 2020, pada saat ada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD 2019.

"Saya masuk dalam pansus waktu itu, dan kami membahasnya. Dana Rp53 miliar itu tersebar di 37 SKPD, digunakan antara lain untuk bansos dan hibah," ujarnya.

Pada tanggal 22 Juni 2020, ia mengirim surat kepada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Pemprov Gorontalo untuk meminta penjelasan secara rinci penggunaan dana tersebut.

Menurutnya, pemprov langsung merespons dengan membalas suratnya, namun penjelasan tersebut dinilainya kurang memuaskan, sehingga memutuskan untuk kembali menyurati pemprov pada 28 Juni 2020.

"Dalam surat kedua ini, saya menjelaskan bahwa terdapat perbedaan nilai belanja barang dan jasa yang diakui BPK dengan akun belanja barang dan jasa yang terekam dalam belanja keseluruhan SKPD. Surat kedua ini tidak ditanggapi pemprov," ujarnya.

Ia kemudian menyurati gubernur pada bulan September 2020, yang meminta gubernur mengeluarkan surat keputusan bansos dan hibah.

"Saya ingin penyaluran bansos ini by name by adress, kan harus jelas siapa penerimanya. Tiga kali saya menyurat tapi tidak ditanggapi. Karena itu saya menyurati ke BPK pada Januari 2021 meminta audit investigasi," kata wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu lagi.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2 3