GP Ansor Konbes di Minahasa, Presiden Jokowi dan Gubernur Olly Dondokambey Akan Hadir

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 15 September 2020 - 13:05 WITA
GP Ansor Konbes di Minahasa, Presiden Jokowi dan Gubernur Olly Dondokambey Akan Hadir
Konferensi Besar GP Ansor (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Konferensi Besar (Konbes) XXIII Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor akan digelar di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), pada 18-20 September mendatang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka langsung kegiatan ini secara virtual.

Para peserta Konbes Ansor merupakan para pengurus pimpinan pusat dan wilayah dengan jumlah terbatas dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Konbes ini juga akan dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kapolda Irjen Panca Putra, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Santos Gunawan Matondang, PWNU Sulut, dan lainnya.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peserta konbes nantinya menyaksikan sambutan dan arahan langsung dari Presiden Jokowi melalui layar monitor. Meski tidak bisa bertatap muka langsung, hal itu sama sekali tak mengurangi kekhidmatan acara pembukaan.

"Konbes pada tahun ini tergolong istimewa karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Ansor sangat memahami jika dalam pembukaan nanti Presiden Jokowi tidak bisa hadir secara fisik langsung," ujar pria yang akrab disapa Gus Yaqut, Selasa (15/9/2020).

Gus Yaqut mengatakan, konbes yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini tepat dijadikan Ansor sebagai momentum untuk menegaskan dan menguatkan jati diri. Di saat bangsa ini mengalami berbagai kontraksi akibat dampak Covid-19, saatnya semua pihak untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, bukan saling mencela atau melakukan tindakan yang kontraproduktif.

Dengan cara itu, maka Indonesia akan bisa bangkit. Indonesia akan mampu membuktikan diri sebagai bangsa yang kuat dalam menghadapi berbagai ujian, termasuk wabah global seperti tengah dihadapi saat ini.

"Ansor sebagai bagian anak bangsa terpanggil untuk mewujudkan keyakinan itu seperti dengan menggelar berbagai aksi sosial dan kemanusiaan selama ini," ucapnya.

Gus Yaqut mengatakan, aksi-aksi nyata Ansor membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 dilakukan dengan pembentukan gugus tugas di semua tingkatan dari pusat hingga ranting. Gugus tugas ini bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membagikan jutaan masker, alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis, serta mendistribusikan ratusan ribu bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat dan pondok pesantren.

Selain itu, untuk membantu kesulitan siswa sekolah dalam mengakses pembelajaran jarak jauh (PJJ), kader Ansor secara mandiri menyediakan lebih dari 3.000 titik WiFi gratis di berbagai penjuru Nusantara. Ansor juga memberikan berbagai keterampilan secara online bagi pemuda dan masyarakat lainnya agar bisa menekan angka pengangguran.

"Aksi-aksi sosial itu akan terus dilakukan para kader Ansor di seluruh Indonesia dengan menggandeng pemerintah dan berbagai pihak. Dengan kolaborasi aktif tersebut, maka semua elemen bangsa akhirnya akan memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama menghadapi musibah ini," katanya.

Selain penataan organisasi, program-program aksi sosial juga akan menjadi bagian dalam pembahasan Konbes XXIII yang bertema "Ansor Satu Barisan: Menuju Kemandirian Organisasi" tersebut.

Gus Yaqut menjelaskan, konbes merupakan agenda besar organisasi yang digelar secara nasional. Tujuannya antara lain menghasilkan rumusan atau mitigasi dalam merespons perkembangan terkini.


Editor : Maria Christina