Viral Kasus Rafael, Ini Syarat Daftar dan Tes Tahapan Penerimaan Bintara Polri

Subhan Sabu, Arther Loupatty ยท Jumat, 30 Juli 2021 - 13:27:00 WITA
Viral Kasus Rafael, Ini Syarat Daftar dan Tes Tahapan Penerimaan Bintara Polri
Suasana Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri TA 2021 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulut, Senin (26/7/2021). (Foto: Polda Sulut)

MANADO, iNews.id - Kasus calon siswa (casis) Bintara Polri yang sempat dinyatakan lulus namun digantikan dengan nama orang lain menjadi perhatian publik. Peristiwa ini dialami Rafael Malalangi, siswa calon Bintara Polri 2021 yang mendaftar di Polres Minahasa Selatan (Minsel).

Rafael Malalangi awalnya diumumkan lulus terpilih dengan rangking 22 dari total 22 kuota yang tersedia atau berada pada peringkat terakhir. Namun namanya digantikan dengan peserta lain.

Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo yang dikonfirmasi mengatakan, peristiwa ini terjadi karena ada kesalahan dalam input data oleh operator.  

"Memang ini kesalahan dari operator tim jasmani memasukkan data input itu. Alhamdulillah yang lain tidak ada yang komplain, hanya satu itu aja," katanya, Kamis (29/7/2021).

Keluarga Rafael merasa ini tidak adil hingga membuat pengaduan lewat video kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Video tersebut viral dan menarik banyak simpati, termasuk juga dari anggota DPR dapil Sulut.

Diketahui, menjadi bagian dari anggota Polri merupakan harapan banyak orang. Setiap tahunnya, Polri membuka membuka tiga jalur penerimaan, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri dan Tamtama Polri.

Pendaftaran dilakukan secara online dan verifikasi calon hingga dokumen. Berikut tahapan mendaftar selengkapnya;

Cara Daftar Bintara Polri

1. Pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan.polri.go.id.

2. Pendaftar memilih jenis seleksi BINTARA PTU pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat dibantu oleh panitia Polda setempat sebagai Panda).

3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.

4. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.

5. Setelah berhasil mengisi form registrasi online selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar).

6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda;

7. Batas waktu verifikasi paling lambat empat hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari empat hari maka secara otomatis data pendaftar online terhapus.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2